Kamis, 30 Januari 2014

Melihat Jin, Sesatkah?

SEKALI LAGI MELIHAT JIN


Pertanyaan: Assalamu alaikum. Pak Kyai mau nanya: Ada seorang temanku bisa melihat makhluk ghaib memang dari kecil tanpa ia mengamal-amal tertentu. Hal tersebut muncul dengan sendirinya. Saat ini dia bingung karena ada salah satu pendapat dari seorang tokoh Ulama masjid bahwa selepas wafatnya para nabi dan selain Wali Allah (orang saleh) tidak ada manusia biasa yang bisa melihat golongan gaib (jin), jika pun ada hal tersebut dikatakan sebagai sihir atau menggunakan kekuatan Jin itu sendiri sedang hal tersebut haram. Karena menurut teman saya belum layak ia dikatakan sebagai orang saleh karena ia bisa melihat dari golongan Jin. Apakah yang dialami teman kami hanya tipu daya dari Syetan ataukah ada referensi menurut pandangan Islam yang bisa kami tahu mengenai hal tersebut pak Kyai?. (BBM Dobie Kamis 10 Oktober 2013).

Jawaban: Wa’alaikumus salam wrwb. Dapat kami jelaskan sebagai berikut:

Pertama, Menurut asalnya makhluk Jin memang tidak dapat dilihat manusia. Tetapi dalam kenyataannya banyak manusia yang pernah atau bahkan terbiasa melihat Jin. Di antara mereka yang pernah melihat Jin adalah:

· Nabi Adam AS dan isterinya.

Al Qur’an menceritakan bagaimana Iblis dapat bergaul bahkan memperdaya Adam dan Istrinya. Iblis itu adalah dari golongan Jin. Al Qur’an menyebutkan:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآَدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلًا (الكهف:50)

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, Maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, Maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil Dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim” (Al Kahfi: 50).

· Nabi Ibrahim AS.

 Telah diketahui secara umum bahwa Ibadah 3 Jumrah (melempar batu) dalam ibadah haji merupakan gambaran apa yang pernah dilakukan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya yaitu ketika mendapat perintah menyembelih Nabi Isma’il. Diceritakan bahwa ketika penyembelihan akan dilakukan, tiba tiba Syetan (Jin) datang hendak menggagalkan. Ketika itulah keluarga Ibrahim (Ibrahim< Hajar dan Isma’il) melempari Jin tadi dengan batu.

· Nabi Sulaiman AS.

Al Qur’an menceritakan:

وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِ وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ  . يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ اعْمَلُوا آَلَ دَاوُودَ شُكْرًا وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ (سبا:12-13)

Artinya: “Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakiNya dari gedung-gedung yang Tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih” (Saba: 12-13).

· Nabi kita Muhammad SAW.

Dalam sebuah Hadis diceritakan:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ « إِنَّ عِفْرِيتًا مِنَ الْجِنِّ تَفَلَّتَ عَلَىَّ الْبَارِحَةَ - أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا - لِيَقْطَعَ عَلَىَّ الصَّلاَةَ ، فَأَمْكَنَنِى اللَّهُ مِنْهُ وَأَرَدْتُ أَنْ أَرْبِطَهُ إِلَى سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِى الْمَسْجِدِ حَتَّى تُصْبِحُوا وَتَنْظُرُوا إِلَيْهِ كُلُّكُمْ ، فَذَكَرْتُ قَوْلَ أَخِى سُلَيْمَانَ رَبِّ هَبْ لِى مُلْكًا لاَ يَنْبَغِى لأَحَدٍ مِنْ بَعْدِى » . (رواه البخاري ومسلم)

Artinya: “Tadi malam ada seorang Ifrit dari golongan Jin menggangguku dengan tujuan memutuskan shalatku. Allah memberikan kekuatan kepadaku untuk menguasainya dan aku sempat ingin mengikatnya di tiang-tiang Masjid hingga pagi hingga kalian dapat menyaksikannya. Aku teringat ucapan Sulaiman, “Ya Tuhanku, berilah aku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorang manusia pun setelahku” (HR Al Bukhari dan Muslim).

· Sahabat Abu Hurairah RA.

Dalam sebuah Hadis disebutkan:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ وَكَّلَنِى رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ فَأَتَانِى آتٍ فَجَعَلَ يَحْثُو مِنَ الطَّعَامِ فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - فَقَصَّ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ مَعَكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ . وَقَالَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - « صَدَقَكَ وَهْوَ كَذُوبٌ ذَاكَ شَيْطَانٌ » . (رواه البخاري ومسلم)

Artinya: “Abu Hurairah RA berkata: “Rasulullah SAW menugaskan aku menjaga zakat Ramadhan. Tiba-tiba ada seseorang datang hendak mencuri makanan itu. Aku menangkapnya dan aku katakan kepadanya; “Sungguh, aku akan melaporkan kamu kepada Rasulullah SAW”. Orang itu berkata: “Jika engkau merebahkan badanmu di tempat tidurmu, bacalah ayat Kursi, niscaya akan ada seorang penjaga dari sisi Allah yang menjagamu sehingga tak ada Syetan yang berani menghampirimu sampai pagi”. Ketika mendapat laporan ini Nabi SAW bersabda: “Orang itu bicara benar kepadamu padahal ia adalah seorang pembohong. Dia adalah Syetan” (HR Al Bukhari).

Kedua, para Ulama menetapkan bahwa melihat Jin merupakan sesuatu yang mungkin, bukan mustahil. Berdasarkan fakta-fakta di atas, salah seorang Ulama bermadzhab Hanbali, Ibnu Taimiyah diberitakan:

سُئِلَ الشَّيْخُ - رَحِمَهُ اللَّهُ - :عَنْ قَوْله تَعَالَى { إنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ } الْآيَةُ الْكَرِيمَةُ . هَلْ ذَلِكَ عَامٌّ لَا يَرَاهُمْ أَحَدٌ أَمْ يَرَاهُمْ بَعْضُ النَّاسِ دُونَ بَعْضٍ ؟ وَهَلْ الْجِنُّ وَالشَّيَاطِينُ جِنْسٌ وَاحِدٌ وَلَدُ إبْلِيسَ أَمْ جِنْسَيْنِ : وَلَدُ إبْلِيسَ وَغَيْرُ وَلَدِهِ ؟ .

Artinya: “Syekh Ibnu Taimiyah ditanya tentang firman Allah “Sesungguhnya ia (Syetan) dan golongannya dapat melihat kamu dari sisi yang kamu tidak dapat melihat mereka” (Al A’raf:27), apakah hal tersebut bersifat umum di mana tak ada seorang manusia pun dapat melihat Jin ataukah sebagian dapat melihat dan sebagian lain tidak melihat?”. Dan apakah Jin dan Syetan-syetan itu merupakan satu jenis sebagai anak Iblis ataukah dua jenis yang berbeda yaitu yang satu anak Iblis dan yang lain bukan anak Iblis?

Mendapat pertanyaan seperti ini Ibnu Taimiyah Rahimahullah menjawab:

الْحَمْدُ لِلَّهِ ، الَّذِي فِي الْقُرْآنِ أَنَّهُمْ يَرَوْنَ الْإِنْسَ مِنْ حَيْثُ لَا يَرَاهُمْ الْإِنْسُ وَهَذَا حَقٌّ يَقْتَضِي أَنَّهُمْ يَرَوْنَ الْإِنْسَ فِي حَالٍ لَا يَرَاهُمْ الْإِنْسُ فِيهَا وَلَيْسَ فِيهِ أَنَّهُمْ لَا يَرَاهُمْ أَحَدٌ مِنْ الْإِنْسِ بِحَالِ ؛ بَلْ قَدْ يَرَاهُمْ الصَّالِحُونَ وَغَيْرُ الصَّالِحِينَ أَيْضًا ؛ لَكِنْ لَا يَرَوْنَهُمْ فِي كُلِّ حَالٍ وَالشَّيَاطِينُ هُمْ مَرَدَةُ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ وَجَمِيعُ الْجِنِّ وَلَدُ إبْلِيسَ . وَاَللَّهُ أَعْلَمُ .

Artinya: “Segala puji bagi Allah. Yang terdapat di dalam Al Qur’an itu adalah pernyataan bahwasanya golongan Jin dapat melihat manusia dari sisi manusia tak dapat melihat mereka. Ini benar di mana Jin dapat melihat manusia, bukan dikatakan bahwa tidak ada satu orang pun manusia yang dapat melihat mereka sama sekali. Bahkan terkadang dapat pula Jin dilihat baik oleh orang saleh maupun bukan orang saleh, hanya saja manusia tidak dapat melihat mereka di segala keadaan. Adapun Syetan itu adalah orang-orang jahat dari golongan manusia dan Jin. Sedangkan seluruh Jin merupakan keturunan Iblis. Wallahu A’lam” (Lihat Majmu Fatawa Ibnu Taimiyah Juz 8 halaman 8)

Ketiga, telah diketahui secara umum bahwa di antara manusia terdapat sejumlah orang yang oleh Allah diberi kemampuan melihat Jin dalam segala keadaan, bahkan sejak kecil. Mereka disebut sebagai orang-orang Indiego dan kini telah ada komunitasnya sendiri. Kemampuan itu bukan mereka peroleh dari berlatih atau berguru, melainkan pembawaan.

Berkenaan dengan Ulama (?) yang anda katakan itu bisa jadi mengikuti madzhab Mu’tazilah atau tidak pernah membaca buku-buku modern atau menyaksikan warta Televisi. Jadi harap maklum saja. Dan tuduhannya bahwa orang yang melihat Jin bekerjasama dengan Jin, biarlah itu urusan dia dengan Allah dan orang-orang yang difitnahnya. Hasbunallah.

Syarif Rahmat RA
Diambl dari Buletin Qum Edisi 631

Jumat, 25 Oktober 2013

Makna sebuah tanggung jawab

Makna sebuah tanggung jawab
Sebuah kata yang selalu menempel pada pundak manusia. Yang menjadi bukti eksistensinya di dunia. Ya kata itu adalah tanggung jawab. Tanggung jawab terbagi menjadi banyak sekali cabangnya. Tapi inti dari itu semua yaitu ada 4 diantaranya ialah:
1 tanggung jawab kepada Allah
2. tanggung jawab terhadap Diri sendiri
3. tanggung jawab terhadap orang lain
4. Tanggung jawab terhadap alam semesta ini.
Dari keempat tanggung jawab tersebut bercabanglah kembali ratusan tanggung jawab yang menjadi bagian dalam hidup kita. Banyak orang yang galau, stress saat tanggung jawabnya hancur. Dan berakhir dengan sikap pesimis. Ada pula semisal contoh sebuah direktur perusahaan yang gagal menjalankan usahanya dan berakhir bangkrut. Akhirnya ia stres lalu bunuh diri karna tidak dapat melunasi hutang-hutangnya pada karyawan, di tambah  property yang hancur akibat amuk massa.
Bila kita lihat jeli-jeli semua ini mengarah kepada sikap kita dalam memegang amanah.
amanah adalah sebuah beban? atau amanah sebuah komitmen? biala anda menganggap sebuah beban maka anda memerlukan ratusan orang untuk membantu anda menyelesaikannya. Tapi jikala anda memandang beban sebagai komitmen maka. Takperlu lama dan banyak orang untuk menyelesaikanya.
Apasih komitmen? menurut pak Tung D.W. komitmen adalah sebuah keinginan yang apa bila terlaksana maka ia akan mendapatkan kesenanagan yang luarbiasa dan apabila tidak terlaksana maka ia akan mendapatkan kesengsaraan yang luarbiasa.
intinya, komitmen adalah bagian hidup kita yang akan membuat kita semakin di percaya, semakin di teladani. bahaya orang yang melepas komitmenpun akan mendapatkan suatu hal yang tidak diinginkan.
maka dari itu, apapun tanggung jawab yang kita pegang. maka laksanakanlah dengan propesional. kerahkan seluruh kemampuan kita untuk melakukan itu, dan berdo'alah untuk semua hal yang tak mampu kita hindari.
semoga tulisan saya bisa bermanfaat, mengeluarkan kita dari sisi gelap daalam diri kita amin
wassalam

Kamis, 24 Oktober 2013

Memuji Orang lain

Inspirasi sore ini suatu hal yang sangat berharga saya rasakan ketika selesai menonton sebuah film yang berjudul i'm not stupid. sebuah film yang menginspirasi, banyak sekali hal yang bermanfaat yang bisa saya ambil dan serap kedalam diri. sehingga bisa saya praktikan dalam hidup saya.

Film yang berdurasi kurang lebih dua jam ini menawarkan sebuah drama yang fantastis dimana sebuah pristiwa dalam keluarga yang mempunyai efek yang sungguh luar biasa bagi pertumbuhan sikap anak. Dan menunjang sejauh apa kecerdasan mental seorang anak dalam memahami keluarganya.

"Do you know the meaning of the word family" tanya si anak kepad kedua orang tuanya. "meaning is 'F'ather 'A'nd 'M'other 'I'  'L'ove 'Y'ou" sungguh kata-kata yang indah saat itu terlontar dari bibir mungil seorang anak SD dengan segala kepolosanya. harmoni skenarionya mengantarkan kita pada sebuah arti dalam kehidupan. bahwa keluarga adalah faktor terpenting dalam menentukan kesuksesan seorang anak.

Dalam film yang memakai singapore sebagai tempat adegan shooting ini. telah memberikan makna kepada saya, bahwa setiap orang mempunya kunci. Kunci dalam dirinya. Apabila ia telah menemukanya. Maka ia akan tau bagaimana meraih kesuksesanya. Di film ini juga dibahas tentang sebuah sisi dalam manusia. Bahwa ada pada diri manusia sisi yang gelap dan sisi yang terang. Tinggal bagaimana kita melihatnya. Seandainya yang kita lihat adalah sisi gelap maka semua yang menempel pada dirinya akan terlihat seperti orang jahat. Tetapi apabila kita melihat pada diri seseorang pada cahaya yang ia pancarkan maka akan terlihat pula sebuah energi positif yang akan membantu mereka menemukan kunci sukses dalam diri mereka.

Benang merah yang bisa saya ambil dari film ini lebih kepada pertanyaan maukah kita memberikan pujian kepada orang lain, dan memandang mereka semua dari sisi positif. sehingga apa yang terjadi, energi positif ini akan memancar kesemua sisi dalam hidupnya. dan merubah hidupnya dunia dan akhirat.

Saya teringat tentang sebuah momori cerita indah yang saya simpan tentang ajaran rasulullah yang mengajarkan bagaimana sikap baik kita dengan memuji orang lain. Seperti Rasulullah yang memuji sahabat Abu bakar tentang kemuliaan amal solihnya.

Beberapa saat saya sadar tentang semua ini. Ini merupakan suatu hal yang sungguh tak asing bagi saya ketika saya recall kembali memori hidup saya. Saya pun telah mendapatkan perlakuan sama yang telah merubah hidup saya. Semenjak saya SD saya merupakan siswa yang sangat bodoh. Sangking bodohnya saya naik kelas dengan terpaksa. Tetapi saat saya masuk Kedalam sebuah pesantren dan sekolah sederhana MT's Ma'arif MH. Saya menemukan sosok guru yang untuk pertama kalinya memuji saya. Dan singkat cerita saya menjadi juara umum sampai saya lulus SMA. Pak Iwan Kami seing memangilnya. Sosok guru yang telah memuji saya. Dan tanpa sadar telah merubah hidup saya. Kini saya pun merasakan itu kembali di sekolah motivator saya BINTANG REVOLUSI. Jiwa saya pun mulai semakin berubah. Yang tadinya biasa menjadi luarbiasa, dan yang tadinya luar biasa menjadi teramat dahsyat, dan yang tadinya dahsyat menjadi SPEKTAKULER... kak Archan namanya, sosok motivator yang sangat menginspirasi, juga para seniornya yang sangat antusias dalam memajukan Indonesia tercinta. Salah satu yang selalu terbayang yaitu kak Setiawan Smile Inspirator. Senyumnya mengingatkan saya utuk slalu beribadah dan pujianya mengingatkan saya untuk selalu melihat sisi baik dalam diri seseorang. Luar biasa inspirasi pada sore ini seoga bermanfaat. Kini saya siap menunggu inspirasi spektakuler selanjutnya. Dan menerapkan dalam hidup saya. salam spektakuler "Hidup yang ga biasa"

Selasa, 08 Oktober 2013

7 Gates of Miracle

Siapa sih yang ga mau bahagia? semua orang pasti menginginkannya. tapi masalahnya banyak orang yang ga tau cara mencarinya. terlebih banyak orang yang menyerah untuk mencarinya. beda lho menyerah en pasrah...
Al-qur'an sejak turunya sampai kini selama 14 abad lebih bayak orang yang melupakannya . padahal telah terukir cara mudah mendapatkan kebahagiaan dengan mudah. Guys ga usah cape-capek bawa benda-benda macem-macem ke salah satu acara tv untuk terkenal en dapet duit. guys ga perlu juga cape-cape ngelamar kerja sampai kaki di jadikan kepala dan kepala di jadikan sendal jepit upss.. kaya di injek2 jadinya. Tapi guys cukup membuka 7 gerbang yang memang Allah sudah tunjukan pada kita. seandainya 7 gerbang itu telah terbuka. pertanyaanya. apa sih yang temen mau? pasti terwujud criyus...
ga percaya? g salahkan ngebuktiin? yo kita buktiin sama2 tunggu ya bukunya?

Senin, 23 September 2013

Solat di atas langit, Solat Khusu dengan otak kanan.



solat siapa yang tak tau sholat? ustad tau itu, kita orang biasa pun tau itu, bahkan mereka para penjahat sekalipun tau apa itu solat. pertanyaanya untuk apa kita solat? ada yang berkata solat agar sehat karna banyak gerakan yang mersinergi menjadi gerakan kesehata... ada yang berkata saya solat agar terbentuknya energi dalam tubuh dan banyak lagi, sekarang kita cari tau untuk apa kita solat. bila anda berfikir solat untuk hal seperti hal yang di atas. maka solat anda sia2 selama ini, apalagi bila anda solat hanya karna anda dibilang orang islam. anda merasa kurang enak bila tidak menjalankan solat. Atau yang parah lagi anda solat karna anda hanya ikut ikutan saja. disinilah kita banyak kehilangan banyak makna solat. Solat ialah sebuah kegiatan kita beriteraksi dengan Allah (mengkaitkan diri kita dengan allah). Jadi bila setiap hari kita solat diri dan hati kita belum berkait dengan Allah mungkin saja solat kita belum diterima. karna secara haq kita belum bertemu dengan Allah. maka dari itu saya akan berbagi tips bagai mana solat kita bisa khusu. bagai kita solat di atas langit. selamat mengikuti...

A. METODE KHUSU.
Bebicara tentang solat tidak akan lepas dengan hubungan kita dengan Allah. banyak orang yang membahas bagai mana cara kita bisa khusu dalam solat. Termasuk banyak seminar-seminar dan para penulis buku menerangkan tentang cara untuk khusu. dengan berbagai metode, dan cara-cara yang mendukung orang untuk khusu. Saat saya mengikuti seminar tentang hypnotherapy dan mencari ilmu tentang NLP neuro liguistic programing saya banyak belajar tentang sistematika kerja otak. Dan bagaimana cara kita mendoktrin diri kita sendiri. Guru saya (Archan Revolusionist) pendiri Bintang Revolusi yaitu Motivator & pulick speaking academy, berkata dalam sebuah seminar. Solat itu bagaimana otak kiri kita berdzikir di bumi tapi otak kanan kita sampai ke langit. Terketuk hati saya, aha... saya mendapat pelajaran berharga bagaimana kita bisa mengoptimalkan otak kiri dan kanan saya untuk khusu dalam solat.

B. MEKANISME KERJA OTAK
Otak akan bekerja menurut apa yang kita perintah. Dan biasanya terbentuk sebuah tingkah laku menurut kondisi lingkungan. Otak terbagi menjadi dua bagian perbedaan otak kiri dan otak kanan akan membentuk sifat karakteristik dan kemampuan yang berbeda pada seseorang. masing-masing belahan mempunyai fungsi yang berbeda. otak kiri berfungsi sebagai hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca. Serta merupakan pusat matematika. Otak kanan berfungsi dalam perkembangan sosialisasi. Komunikasi dan interaksi dengan manusia lain serta oengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti membaca puisi, menari menyanyi, menggambar dan segala jenis kegiatan kreatif lain. (Martha gemilang, percepat kesuksesan dengan mengoptimalkan otak kanan. 2011)
Jadi saat kita solat kita akan menggunakan dua belahan otak sekaligus. Banyak sekali diantara kita yang mengeluh karna tidak khusu dalam solat. Dan sebenarnya hanya dikarnakan ia hanya menggunakan belahan otak kiri saja, sehingga ia akan terus menganalisis. banyak hal yang menjadikan ia tidak bisa konsentrasi. Bila ia mengoptimalkan keduanya insyaalah ia bisa meraih kehusuan tersebut.

C. BAGAI MANA MEMAKAI OTAK KANAN DALAM SOLAT?
Kita telah tau bagaimana mekanisme otak kanan dalam bekerja. tidak aneh Rasulullahl pun telah mencontohkan secara tidak langsung supaya kita mengoptimalkan otak kanan dalam solat. Dalam hadits Arba'ain karangan syekh Imam Annawawi yang kedua. dalam ceritanya rasul di tanya "apa itu ikhsan?" Rasulullah menjawab. " Beribadahlah engkau seakan-akan melihat Allah, walaupu engkau tidak melihat Allah. Sesunggunya Allah melihat kamu!" sebuah ucapan yang luar bisa oleh manusia yang agung tapi kebanyakan kita tidak belajar banyak dari kata-katanya yang sungguh bermakna dalam itu. Padahal bila kita kaji banyak terdapat anjuran kepada kita oleh rasul bahwa kita harus mengoptimalkan orak kanan kita dalam solat. rasul menyuruh kita beribadah "seakan-akan melihat Allah" berarti rasul menyuruh kita membayangkan untuk melihat Allah dan dalam hal ini kita harus menggunakan otak kanan kita untuk memvisualisasikan Allah, walau Allah kita tak tahu wujutnua seperti apa. Selanjutnya rasul meyakinkan kita dengan Bahasa hipnosis "walaupun engkau tidak melihat Allah. sesungguhnya Allah melihat kamu" yes spektakuler. rasul memerintahkan bahwa kita harus benar-enar merasakan bahwa Allah sedang melihat kita, dan sekali lagi itu adalah kerja otak kanan.
Masih belum puas saya akan mengutip kembali sebuah perkataan seorang ulama di dzaman tabi'in saat ditanya bagaimana cara agar bisa solat khusu. Dia  berkata, "saat aku solat aku membayangkan seakan -akan di depanku ada sebuah jembatan sirat al mustaqim, dan di ujung sana ada cahaya ALLAH SWT. disamping kanan ku ada surga, dan di samping kiriku ada neraka, dan ku bayangkan di belakangku ada malaikat Idzro'il yang akan mencabut nyawaku. Seakan akan solatku saat itu adalah solat terakhir, sehingga aku melakukanya dengan sangat khusu" yes sekali lagi ini adalah sebuah kinerja orak kanan yang sangat spektakuler. bisa kita mengerti kita hasus membayangkan apa yang kita sembah dengan segala kekuasaan dan ke agungannya.
apakah anda sudah mengerti bagai mana cara kita mengoptimalkan otak kanan kita? oke sekarang saya akan mengajak anda untuk menggunakan metode hipnosis dalam memulai solat.

D. PREPARING FOR MEET OUR GOD ALLAH SWT.
Saya pernah mendengar ustadz Yusuf mansyur berkata dalam sebuah ceramah. Beliau bercerita tentang pengalaman dia saat pencarian menemukan Allah. Dia di tanya oleh gurunya "Yusuf kamu sudah solat dzuhur?' lantas beliau berkata “sudah yaa ustadz” “berapa rokaat km solat”.” yaa raab” dia berkata, “siapa yang g tau berapa jumlah rokaat dalam solat dzuhur. anak MI pun tau” lantas ya saya jawab seperti anak kecil, ya 4 rakaat" ucapnya.” salah...!” jawab tegas gurunya. “solat dzuhur itu 8 rokaat 2 rokaat sebelum dzuhur, 4 rakaat solat dzuhur, 2 rakaat ba'diah dzuhur”. Ditanya kembali Yusuf mansur oleh ustadznya. "saya mau bertanya, burung, burung apa yang tidaak bisa terbang?” ustadz Yusuf menjawab. “burung onta”. “salahh”. “Yang betul ialah burung bodoh. punya sayap tapi tidak digunakan untuk terbang. saypnya solat yaitu qobliah dan ba'diah. assolatu mi'rojul mu'miniiin. solat itu mi'roj-nya orang mu'min bila belum mi'roj ya belum solat. paham?" ucapnya dengan tegas. Saya sangat terkesan dengan ceramah beliau.
Dalam hal ini saya mengaitkan metode ustadz yusuf dan gurunya dengan metode hipnosis. Subhanallah sebuah kehormatan bagi saya untu membuka sebuah rahasia yang besar ini dan saya. memohon pada Allah agar mengampuni saya dan orang-orang saya cintai lewat ilmu yang telah Allah anugrahkan pada saya di Bintang Revolusi, sekolah motivator saya.
Dalam hipnosis di kenal dengan bagaimana otak kita di buat untuk rileks terlebih dahulu dengan menurunkan kelombang otak dari beta (gelombang normal seperti sekarang ini), ke gelombang alfa yaitu di mana otak kita bisa rileks. karna saat anda merasa rileks fokus itu bisa anda dapatkan. Dan bagaimana cara untuk rileks dalam solat Allah menncotohkan lewat rasunya dengan melakukan latihan kefokusan terlebih dahulu dengan solat qobliah. Bila dalam ilmu hipnosis ini di kenal degan hipnosibility test. Bagaimana kita melakukan rileksasi terlebih dahulu sebelum memasuki rileks yang lebih dalam. orang yang solat seyogyanya ia dalam keadaan trance (keadaan terhipnosis) ia akan merasakan rileksasi yang mendalam seakan-akan ia bertemu langsung dengan Allah swt. Dan ia pun tak akan ingat dengan urusan apapun di dunia. Setelah ia selesai solat dianjurkan kembali untuk solat sebagai mengembalikan kembali kondisi otak ia untuk lebih bahagia segar dan seamat di jalan Allah. kondisi solat 2 rakaat ba'diah itu dikenal temination dalam ilmu hipnosis. Ternyata betapa luar biasanya islam. hipnosis telah di temukan terlebih dahulu sebelum para penemu-penemu barat.
Bersambung.....
E. CARA MENGKHUSUKAN DIRI. (Praktek)
Penasaran? Tunggu Pembahasan selanjutnya

Muhamad iqbal tawakal @iqbal_bisa
Archan Revolusionist @RevolusiDirimu
Bintang Revolusi @Motivatorschool

Minggu, 08 April 2012

Ruqyah Dan Gangguan Mahluk Gaib


Ruqyah dan Ganguan Mahluk Ghaib
Beberapa orang sahabatku (KH. Syarif Rahmat RA, SQ) menyakan tentang kebenaran acara pemburu hantu. Pasalnya sejumlah orang (Ustadz?) mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah sesat menyesatkan. Tulisan ini tidak bermaksud menyanggah atau memberi fatwa. Tetapi setidaknya kita diajari tidak untuk berburuk sangka terhadap sesuatu yang kita belum tahu benar hakekatnya. Semoga ada manfaatnya.
 
Jin Mu'min dan Jin Kafir
 
jin mu'min & jin kafir Sebagaimana diketahui jin adalah termasuk diantara makhluk Allah yang mendapat taklif untuk beribadah sebagaimana manusia. Diantara mereka pun ada yang beriman dan ada yang kafir.
 
Di dalam Al Qur'an yang artinya : 
"Dan sesungguhnya diantara kami ada orang - orang yang muslim (yang taat) dan ada pula orang - orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang taat, maka mereka itu benar - benar telah memilih jalan yang lurus". (Jin:14)
 
Jin merasuk ke dalam tubuh manusia
 
Allah SWT Berfirman : jin merasuk dalam tubuh manusia yang artinya :
"Orang - orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila...."(Al Baqarah : 275)
 
Ayat ini mengisyaratkan terjadinya tiga hal.
Pertama,
Bahwa syetan dapat masuk kedalam tubuh manusia.
Kedua,
bahwa orang yang kerasukan syetan tidak aka dapat berdiri tegak. Ketiga, orang yang kerasukan syetan akan tidak normal pembicaraannya.
 
Jin membawa bola api
 
Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya dalam sebuah hadis bersumber dari Abud Darda Katanya: (no842) jin membawa bola api "Rasulullah SAW berdiri melakukan shalat lalu akmi dengar beliau mengatakan "Aku berlindung kepada Allah darimu". Setelah itu beliau mengatakan: "Aku melaknat kamu dengan laknat Allah" sebanyak tiga kali seraya menjulurkan tangannya seakan akan beliau menggapai sesuatu. Ketika beliau telah selesai shalat, kami bertanya: "Ya Rasulullah, tadi kami mendengar engkau mengucapkan kata - kata yang belum pernah kami dengar dari engkau mengucapkan itu sebelumnya dan kami pun melihat engkau mengulurkan tanganmu". Rasullullah SAW bersabda: "Sesungguhnya musuh Allah, iblis datang membawa obor api hendak diletakkan diwajahku, lalu aku berkata: "Aku laknat engkau dengan laknat Allah yang sempurna". maka iblispun mundur sebanyak tiga langkah. Aku bermaksud menangkapnya. Demi Allah sekiranya bukan karena doa saudaraku Sulaiman, niscaya pagi harinya ia benar - benar terikat dan dapat dijadikan mainan anak - anak Madinah". (HR Muslim Juz 1 Halaman 244)
 
Jin bersuara dengan suara manusia
 
Sebuah Hadis menceritakan: jin bersuara dengan suara manusia " Suhail berkata: Ayahku menyuruh aku ke kampung Bani Haritsah bersama seorang pelayan laki laki (atau seorang teman). Tiba tiba ada suara yang memanggilnya dari arah kebun kurma. Ia menghampirinya namun tak mendapatkan apa apa. Hal itu kemudian aku ceritakan kepada ayahku. maka ia berkata: "Sekiranya aku tahu kamu akan mendapatkan hal seperti itu, niscaya aku tak akan mengutusmu tetapi (lain kali) jika kamu menemukan lagi yang seperti itu, serukanlah azan, sebab aku pernah mendengar Abu Hurairah menceritakan sebuah Hadis dari Rasulullah SAW bahwa apabila diserukan Azan shalat, syetan akan lari dan ia terkentut kentut". (HR Muslim Juz 1 Halaman 181)
 
Mengeluarkan jin dari tubuh manusia
 
"Suatu ketika dihadapkan seorang anak kepada Rasulullah SAW karena gila kerasukan Syetan. Beliau SAW meminta agar anak tadi didekatkan kepadanya. Setelah itu Rasulullah SAW memukul punggung anak si anak seraya berkata: " Keluarlah, hai musuh Allah" seketika si anak itu pun memandang dengan pandangan normal tidak seperti sebelumnya. Rasulullah SAW mendudukannya disampingnya, lalu berdoa an mengusap wajahnya". (HR Ath Thabarani).
 
Nabi Isa AS pernah mengobati orang yang kerasukan syetan. Matius 8:28-32 menceritakan : "Setibanya diseberang yaitu didaerah orang gadara datanglah dari perkuburan dua orang yang kerasukan syetan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya sehingga tidak seorang pun yang melalui jalan itu dan mereka itu pun bereriak katanya: "Apa urusanmu dengan kami hai anak Allah? Adakah engkau hendak menyiksa kami sebelum waktunya ?" tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan. Maka syetan itu meminta kepadanya, katanya: "Jika engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah kedalam kawanan babi itu". Yesus berkata kepada mereka : "pergilah", Lalu keluarlah mereka dan masuk kedalam babi babi itu. maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air". (lihat pula markus 5:1-20 dan lukas 8:26-39 dengan sedikit perbedaan redaksi)
 
Diantara Sahabat Nabi SAW juga ada yang melakukan ruqyah guna menyembuhkan orang yang gila karena kerasukan syetan.
Abu Dawud meriayatkan : mengeluarkan jin dari tubuh manusia Dari Kharijah bin Ash Shult dari pamannya. bahwa ia melalui suatu kaum, tiba tiba orang orang mendatanginya seraya mengatakan: "Sungguh engkau kan baru datang dari laki laki itu membawa kebaikan. Oleh karena itu, lakukanlah ruqyah terhadap orang ini demi kami". Mereka kemudian membawa seorang laki-laki yang diikat dengan rantai. Ia pun kemudian meruqyahnya dengan surat Al Fatihah, Dikumpulkan ludahnya dan diusapkan pada si sakit. Setelah itu orang tadi sembuh seperti orang yang baru lepas dari ikatan. Kaum itu memberikan hadiah sesuatu kepadanya. Ia pun selanjutnya menghadap Nabi SAW dan menceritakan peristiwanya. Maka Nabi SAW bersabda: "makanlah hadiah itu, demi umurku, yang tidak dibenarkan itu orang yang makan dari ruqyah yang batil, sedangkan engkau makan dari ruqyah ang benar". (HR Abu Dawud pada Juz 4 Halaman 14)
 
Melihat dan menangkap jin
 
Dalam tayangan pemburu hantu nampak pula sesekali para pemburu menangkap jin / hantu yang berada di suatu rumah. Di kalangan para ulama atau orang orang yang mempelajarinya memang hal ini bukanlah cerita baru. Bahkan Al Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya: melihat & menangkap jin "Sesungguhnya syetan merintangiku dan berbuat kasar kepadaku untuk merusak shalatku, namun aku diberi kekuatan oleh Allah untu mengalahkannya hingga aku pun mencekiknya. Sungguh muncul dalam diriku keinginan untuk mengikatnya pada salah satu tiang dimasjid hingga pagi agar kamu dapat menyaksikannya. Namun tiba tiba aku teringat ucapan saudaraku, Sulaian, "Ya Tuhanku ampunilah aku dan berikanlah aku kerajaan ang tak layak buat seorangpun sesudahku" (QS Shad:35, Sy). Maka Allah pun menolaknya dalam kehinaan ". (HR Al Bukhari dan Muslim. Lihat shahih Al Bukhori Juz 1 Halaman 209 dan shahih Muslim Juz 1 Halaman 242) Jika Rasulullah SAW tidak mengikatnya, bukan berarti beliau tidak mampu melakukannya melainkan sebagaimana dikatakan oleh sebagian ulama bisa jadi karena beliau hendak menunjukan tawadhunya. Sebagian ulama berpendapat bahwa kemampuan menangkap jin merupakan kukhususan bagi Rasulullah SAW saja. Namun pendapat ini sepengetahuanku tidak didukung oleh dalil Wallahu Alam
 
Dimasukan ke dalam botol
 
orang orang yang mempertanyakan kemungkinan jin yang sangat besar itu dapat dimasukan ke dalam botol. Ketahuilah sesungguhnya jin itu makhluk halus tidak berbentuk fisik kasar sehingga memungkinkan dapat berubah ubah bentuk dan ukuran. Abdulah berkata: dimasukan dalam botol "Sesungguhnya syetan itu dapat menyerupai seorang laki laki, lalu mendatangi satu kaum menceriakan sesuatu kepada mereka dengan cerita dusta. Setelah mereka berpisah, seorang laki laki diantara mereka berkata: "aku mendengar seseorang yang aku kenal wajahnya namun tak tahu namanya bercerita" (HR Muslim pada bagian Mukaddimah juz 1 Halaman 9) syetan Seorang laki laki bercerita: "Suatu ketika aku tengah mendampingi Rasulullah SAW tiba tiba ada seekor binatang tergelincir, lalu aku aku berkata: "celakalah syetan!". maka Rasulullah bersabda: "jangan engkau mengatakan "celakalah syetan", sebab jika engkau mengatakan seperti itu. syetan akan bertambah besar sebesar rumah dan mengatakan "Alangkah kuatnya aku" akan tetapi ucapkanlah "Bismillah" (Dengan nama Allah), sebab jika engkau mengatakan itu syetan pun akan mengecil sekecil lalat" (HR Abu Dawud Juz 4 Halaman 296) Jika dapat mengecil sekecil lalat, tentu tak ada halangannya untuk dimasukan kedalam benda sebesar botol. Lagi pula jika jin yang tinggi besar dapat masuk dan menyatu kedalam tubuh manusia yang kecil tanpa harus mematah matahkannya. Bagaimana ia tak dapat masuk ke dalam botol dalam keadaan utuh. lebih dari itu jin bahkan dapat merasuk ke dalam aliran darah manusia. Rasulullah SAW bersabda: syetan 7 jin "Sesungguhnya syetan itu berjalan dalam tubuh Bani Adam melalui pembuluh darah". (HR Al Bukhari dan MuslimJus 2 halaman 349) Masuk dan berada didalam tubuh manusia hidup tentulebih sulit dibandingkan dengan berada dalam botol yang merupakan benda mati.
 
Mengunakan sarana garam
 
Sesungguhnya Ruqyah itu dapat dilakukan dengan menggunakan sarana benda benda baik berupa tanah, air minum, atau air ludah dan lainnya dari jenis benda yang tidak najis. Penggunaan garam ini pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika beliau disengat kalajengking. Ath Thabarani dalam: Al Mu'jam Ash Shaghirnya meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah disengat kalajengking ketika seang shalat, lalu beliau melaknat kalajengking itu dan meminta diambilkan air dengan garam. Setelah itu Beliau SAW membacakan surat Al Kafirun, Al Falaq, dan An Nas dan ditiupkan kepada garam dan air itu untuk mengobatinya. Di Dalam Majma Az Zawaid dikatakan bahwa isnad hadis ini Hasan. (lihat Kitab tersebut pada Juz 5 Halaman 111).
 
Mengambil upah dari ruqyah
 
Pada Qum beberapa edisi yang lalu (ketika membahas tafsir surat Al Fatihah) telah dibicarakan tentang ruqyah yang dilakukan Abu Syaid Al Khudri terhadap seorang tokoh yang disengat kalajengking. Ketika ternyata yang bersangkutan sembuh setelah diruqyah dengan Al Fatihah keluarga pasien tadi memberikan beberapa potong kambing. Sesampainya di madinah dan menjelaskan duduk perkaranya, Rasulullah SAW diantaranya bersabda "Sesungguhnya pekerjaan yang paling baik kamu ambil upahnya Kitabullah". (HR Al Bukhari dan Muslim). Lihat kembali hadis pada point ke 4 diatas. Sabda Rasulullah SAW ini menjadi dalil paling jelas atas bolehnya mengambil upah dari meruqyah. Wallahu A'lam
 
Di Sadur dari Buletin Jum'at Qum
Penulis : KH. Syarif Rahmat RA. SQ
Pengasuh Pondok Pesantren Ummul Qura, Jl. Raya Pondok Cabe  Ilir  Rt 001/04 Pamulang Tangerang selatan Banten
 
JADWAL RUQYAH MASSAL GRATIS , SHOLAT DHUHA DAN SHOLAT TASBIH BERSAMA
 
SETIAP HARI AHAD TERAKHIR PADA SETIAP BULAN
MULAI PUKUL 08.00- SELESAI
TEMPAT DIPONDOK PESANTREN UMMUL QURA

maen game dulu sini bro...